Search

Monday, August 06, 2012

Curcol yaa :)

Beberapa minggu yang lalu aku menemukan ada lomba yang diselenggarakan oleh www.femaledaily.com yang hadiah utamanya lumayan WOW, yakni laptop SONY. Kebetulan laptopku barusan kena virus, kubawa ke servis dan hasilnya mengecewakan, maka aku berencana ikut lomba itu. Iseng-iseng berhadiah, siapa tahu menang. (pede abis!)

Pertama kali aku ngepost tulisan di blogku di Ngeblog itu Memerdekakan .html tanggal 31 Juli 2012. (Deadline tanggal 5 Agustus 2012 pukul 24.00). Kutunggu beberapa hari kemudian, blog postku itu belum juga muncul di web femaledaily yang menyelenggarakan. I have no idea why. Kemudian tanggal 4 Agustus, kucoba post lagi tulisan yang sama di blogku yang lain, kali ini di Blogging is My Calling . Tanggal 5 Agustus pagi @femaledaily posting di twitter, mengingatkan bahwa deadline lomba malam itu, so yang mau ikutan, harap segera kirim link. Aku balesin postingan itu dengan bertanya mengapa blog post ku belum muncul di femaledaily.com Namun tidak ada balasan.

Beberapa menit yang lalu aku iseng ngecek. Blog post ku tetap tidak masuk. Kok gitu ya?

Kemudian aku iseng browsing 'nana podungge' di yahoo.com (biasanya kalo lagi narsis gini, aku browsing cuma di google.com). Seperti biasa, muncul alamat blog-blogku yang bertebaran di beberapa blog domains. Setelah membuka blogku yang di Nana Podungge's Simple Thought, aku membuka 'statcounter'. Salah satu feature yang ada adalah 'recent came from'. salah satunya adalah Daily Indonesia Baru kali ini aku tahu ada web dengan alamat ini. Iseng, aku cek kesana, mencaritahu bagaimana website satu ini bisa mengantar orang untuk berkunjung ke blogku. Dan ...

VOILA ...

Di bagian bawah, ada tautan ke 'Indonesia Blogs', dimana salah satu links yang ada di situ adalah link ke blogku, bersanding dengan blog-nya Wimar Witoelar, Juwono Sudarsono, dll. waaaahhh ... ternyata blogku tetap dianggap blog yang penting dikunjungi yak? Meski aku sudah sangat jarang ngeblog di situ, blog yang kupilih untuk ngeblog in English, dengan materi yang lumayan edukatif. (menurutku sendiri lhooo ...)
Dan ... aku menghibur diri sendiri. Baiklah, blog post-ku ga dimasukkan ke partisipan lomba di femaledaily.com Namun blogku tetap dianggap layak dikunjungi. Narsis untuk menghibur diri kan ga papa ya?

GL7 16.06 060812

Some comments from my other blogsite

bambangpriantono wrote on Aug 6
Iyaaaa...hehehehehe
afemaleguest wrote on Aug 6
lapeeeeerrrrrrrrrrrrrrrr
anotherorion wrote on Aug 6
anak MP akeh sing melu tapi beberapa pake blog engine lain :D, omong2 nek laptope rusak lungsurin ke aku wae
afemaleguest wrote on Aug 6
anak MP akeh sing melu tapi beberapa pake blog engine lain :D, omong2 nek laptope rusak lungsurin ke aku wae
iyo, aku yo weruh Febby, Nono, Ihwan, Rana ... dll ...

wah leptopku isih iso dinggo je, durung arep tak lungsurke, tapi yen eling data-data ning D ilang, aku sih mangkeeeellll ...
rirhikyu wrote on Aug 6
Salah masukin kuiznya tuh kali mba.
Menjebak mini kuiz nya
afemaleguest wrote on Aug 6
rirhikyu said
Salah masukin kuiznya tuh kali mba.
Menjebak mini kuiz nya
ooooo ...
hihihihihi ... emang jawabannya apaan sih? :-D
rudal2008 wrote on Aug 6
Kunjug juga kesana ah....hehehe....
afemaleguest wrote on Aug 6
rudal2008 said
Kunjug juga kesana ah....hehehe....
monggo :)
rengganiez wrote on Aug 6
memang layak dikunjungi mbak....
afemaleguest wrote on Aug 6
memang layak dikunjungi mbak....
tenkiu :)
srisariningdiyah wrote on Aug 6
panitianya minta ditabokin?
sini kutabokin deh
afemaleguest wrote on Aug 6
nabokinnya pake apa ya? hihihihi
rirhikyu wrote on Aug 6
Apa ya? E14p eh apa kebalik ya? Lg pk hape. Ada dikolom komen yg postinganku yg come to mama :)
Aku jg dikasih tau sama mba tintin
nurusyainie wrote on Aug 6
Wih, keren blognya mbak Nana
Cuman hehehe... saya ngertinya hanya sedikit
maklum belum pandai bercasciscus pake bahasa asing
ninelights wrote on Aug 6
Dan ... aku menghibur diri sendiri. Baiklah, blog post-ku ga dimasukkan ke partisipan lomba di femaledaily.com Namun blogku tetap dianggap layak dikunjungi. Narsis untuk menghibur diri kan ga papa ya?



GL7 16.06 060812
ehlahhhh...
kemarin itu blog ini belum masuk ke sana?
lha...?


Kemarin kalo jawab quiznya bener, langsung masuk kok, Mbak. Beneran..Soalnya aku yang pertama juga ngerasa kok gak masuk-masuk, tapi pas diberitahu mbak Tintin jawab kuisnya gak usah macem-macem cukup ketik seri vaionya, udah, beres. abis itu, emang bener langsung akan muncul di kotak yang paling kiri di halaman peserta..
afemaleguest wrote on Aug 6
ga pake kata sony kah?
herannya waktu femaledaily woro2 untuk segera submit karena malamnya deadline, aku nanya kenapa blog postku ga juga masuk, ga dijawab, eh, tadi kucek, status femaledaily yg woro2 itu dihapus. heran kan aku?

kalo memang karena jawaban quizku salah ya tinggal jawab aja toh jawabanku salah. padahal aku nanya ga lama setelah mereka posting yg woro-woro itu.
ninelights wrote on Aug 6
ga pake kata sony kah?
herannya waktu femaledaily woro2 untuk segera submit karena malamnya deadline, aku nanya kenapa blog postku ga juga masuk, ga dijawab, eh, tadi kucek, status femaledaily yg woro2 itu dihapus. heran kan aku?

kalo memang karena jawaban quizku salah ya tinggal jawab aja toh jawabanku salah. padahal aku nanya ga lama setelah mereka posting yg woro-woro itu.
oh, yang twit pagi itu yah...aku juga lihat.
pas tanggal 4 agustus masih buka memang...tapi begitu paginya kubuka, pendaftaran udah ditutup...ada tulisan dipaling atas sendiri.
awalnya aku mikir pendaftaran ditutup 5 agustus jam 00.00 yang berarti malemnya nanti. ternyata jam 12 dini hari.

itu kayaknya yang ngadmin blog sama twitter beda orang kali, mbak. jadinya miskom.
cakra69 wrote on Aug 6
oya..?? Suka iseng2 ngeblog diinternet..? :o)
Ati2ntar di baned kejaman batu... :o)P
afemaleguest wrote on Aug 6
sounds intriguing
hahahaha
martoart wrote on Aug 7
sounds intriguing
hahahaha
Lumayan bener loh. Tuh ada pengumuman MP mo buang fitur blog. Desember bersih dari sosialis-mediator (walah iki istilah opooo neh aku? padahal maksudnya Socmed). Udah bekap tulisanmu lom?

viva capitalista!
afemaleguest wrote on Aug 7
martoart said
Udah bekap tulisanmu lom?
kebetulan aku memang sudah biasa cross posting Kang, dengan blogku di blogspot.

tapi kalau foto-foto nahhh ... harus diselamatin nih ...
onit wrote on Aug 7
panitiane serik. bloge mbake wis kondang nang sakjagad internet. dadi ora dileboke peserta. sakjane mbake wong biasa, tapi dianggep selebritis ^^;;

(pardon, my words are full of judgement :p)
afemaleguest wrote on Aug 7
onit said
panitiane serik.
:-D

Friday, June 22, 2012

Pengalaman b2w hari ini

NOTE: dari bincang-bincang dengan teman-teman penggiat komunitas bike to work -- baik waktu menghadiri sarasehan b2w Korwil Jateng - DIY 16-17 Juni lalu, maupun dari obrolan dunia maya di web http://b2w-indonesia.or.id/ -- bike to work tidak secara otomatis diartikan sebagai bersepeda ke tempat kerja (saja), melainkan bersepeda kemana pun kita mengadakan aktifitas.


aku dan Snow White di sebuah jalan 'batik' di Solo

Pagi ini waktu menghadiri bincang-bincang buku "Perempuan Kopi" di kantor Kompas/Warta Jateng yang berlokasi di Jalan Menteri Supeno, aku naik Snow White -- my lovely folding bike, hadiah kakanda. Alasan utama, kebetulan di garasi, posisi Snow White yang paling mudah dijangkau dari pada Orange -- my lovely mountain bike -- maupun Austin -- my spirited folding bike. :-P Tanpa ragu aku bersepeda ke tempat diselenggarakan bincang-bincang buku karena pada tahun 2010 saat menghadiri rapat menjelang dilaksanakan talk show "Jalur Sepeda", aku lihat di halaman parkir kantor Kompas/Warta Jateng, ada tempat parkir khusus untuk sepeda.

Meski sesampai di kantor Kompas, tempat parkir sepeda sudah ada yang menempati, sang satpam dengan ramah menunjukkan space yang masih kosong di antara sepeda motor untuk tempat aku memarkir Snow White. Pengalaman pribadi selama ini, masih jarang lho satpam kantor-kantor yang dengan ramah menyapa seorang pesepeda.

Austin, my 'spirited' folding bike, ringannya membuat kita bakal mudah ketiup angin, :-P

Usai mengikuti bincang-bincang buku, sebelum meninggalkan ruangan yang dipakai, aku telah mengenakan helm, satu ciri khusus seorang pesepeda. Ternyata, helm-ku menarik perhatian seorang peserta bincang-bincang, hingga dia langsung menyapa, "Bike to work ya Mbak?" Oh well, memang di helm ada sticker kecil 'bike to work' sih.

Akhirnya kita ngobrol sejenak. Dia mengaku baru saja membeli sebuah sepeda gunung, dan sudah bergabung di grup b2w Semarang, meski belum pernah ikut kegiatan yang kita adakan bersama-sama. Karena kebetulan dalam waktu dekat b2w Semarang tidak menyelenggarakan acara gowes bareng, maka ketika dia bertanya, "ada acara apa dalam waktu dekat?" aku ga bisa menjawab. :D

Kemudian dia bertanya, "Di grup mas Tri menulis akan ada gowes bareng tanggal 29 Juni?"

Oh, aku langsung ingat, tiap Jumat akhir kumpulan klub-klub sepeda di Semarang mengadakan night ride bareng, yang sayangnya hampir tidak pernah aku ikuti karena tiap Jumat malam di rumah ada pengajian.

"Oh ya, tiap Jumat terakhir tiap bulan, kita mengadakan night ride bareng. Ayo datang saja ya?" kataku, berusaha ramah, sambil mengatasi rasa kaget tiba-tiba disapa orang.

(menjadi penggiat b2w kadang kita harus siap menjadi selebriti, haghaghag)

"Langsung datang ke Jalan Pahlawan ya Mba?" tanyanya yakin.

"Betul!" Langsung datang aja ke Jalan Pahlawan." jawabku.

"Baiklah. Kalau begitu sampai ketemu besok Jumat ya?" katanya.

"See ya there!" jawabku.

"Mbak Nana sepedanya apa?" tanyanya.

"Aku punya mtb dan seli." jawabku.

"Lha hari ini naik apa?" tanyanya.

"Hari ini kebetulan aku naik seli." jawabku.

"Oh, berarti Mbak Nana Komselis ya?"

"Hmmm ... kebetulan di Semarang, Komselis merupakan satu divisi di bawah Komunitas b2w Semarang, jadi tidak penting apakah seseorang gabung di b2w atau pun di Komselis. Meski seseorang naik seli, dia tetap saja bisa dianggap anggota komunitas b2w Semarang," jawabku panjang lebar. (emang penting ya? hahahaha ...)

"Sampai ketemu besok Jumat ya Mbak?" katanya.

"Welcome to bike to work Semarang," jawabku dengan gembira.

NAH! Seperti hasil diskusi di sarasehan b2w korwil Jateng - DIY, bagaimana menyepedakan masyarakat? Kita harus mulai dari diri sendiri! Kemudian menularkannya kepada orang lain.

McD 14.45 220612

aku dan Orange, dalam salah satu XC trip ke Banyumeneng

P.S.:
rada narsis dikit nih.
beberapa tahun lalu, waktu 'demam' b2w menggejala di Semarang, aku sempat diwawancarai beberapa jurnalis dari beberapa surat kabar lokal. Satu kali di 'mabes' b2w Semarang, aku bertemu dengan seseorang yang ingin gabung dengan b2w, kita ngobrol-ngobrol, sampai orang ini bertanya namaku.

"Nana," jawabku.

"Oh, mbak Nana Podungge yang diwawancarai surat kabar lokal itu ya? Waahhh ... senangnya ... akhirnya aku bertemu dengan orangnya langsung setelah hanya mengenal lewat surat kabar." katanya gembira.

gubraxxxx. wekekekekekeke ....

Wednesday, May 16, 2012

Blogging ...

 
I have been blogging since 2005 although I started 'more serious' in blogging a year afterwards, 2006. 

Since I was still 'hot' on my own 'awakening' -- feminist ideology -- I named my blog 'a feminist blog'. Very couragous. Very feminist. :-D I proudly claimed myself as a feminist. Feminist way of thinking was the one and only solution of all women's problems. :-P

It happened for some years ... let's say one or two years after 2006. 

Easily feeling bored -- I recognized this as one 'weakness' of my characters (or even 'challenging' character? to challenge myself in anything? :-P) -- I started writing about any other topics, let's say spirituality and education. As a teacher of course I cannot get rid myself of educational topic. But still, feminism was still strongly lingering in my blog posts. :)

Teaching in one so-called international school in my hometown made me a lot busier than before so starting the middle of 2008, I could not spend more time blogging. When I spare time writing for blogs, it is usually related to my teaching activities. 

And ... just TODAY I realized that name 'a feminist blog' seems not appropriate any longer for this 'formal' blog (in English) of mine. :-D 

And, again, just TODAY I had a thought to change the name of my blog. Since I think that my name 'nana podungge' is quite well-known in blogging world of Indonesia (ge-errrrr yo ben :-P ) I decided to change it into 'nana podungge's simple thought'. YAY!

So? 

Welcome to my blog, guys. Have a seat. Prepare your own cup of coffee or tea or any other favorite drink of yours. Enjoy your reading! :)

GL7 15.35 160512

P.S.:
I am still an acclaimed feminist, by the way. :-)

Some comment from next door site :)

rembulanku wrote on May 16
mbak, minta es teh nya dong

pokoke tetep mbak Nana :D
afemaleguest wrote on May 24
adanya air putih La, mau?
rudal2008 wrote on May 16
Segera meluncur kesana.
afemaleguest wrote on May 24
silakan
dengan senang hati kuterima kunjungannya ^^
srisariningdiyah wrote on May 16
aku mau teh ajaaaa
afemaleguest wrote on May 24
teh nasgitel huenaaaakkkk
rengganiez wrote on May 16
camilannya mana??
afemaleguest wrote on May 24
jajan pasar adanya di pasar tradisional Jeng ^^
dinantonia wrote on May 16
bikin class blog juga, mbak, utk share strategi/bahan/sekadar experience ngajar :D
afemaleguest wrote on May 24
Dina,
kalo untuk strategi ngajar, aku kurang tertarik, tapi kalau share pengalaman ngajar, kuberi label "teaching" atau "mengajar" , bukan blog tersendiri :-)
anotherorion wrote on May 17
pindahhhh
onit wrote on May 17
kopi susu ^^

eh seingetku ada blog yg afemaleguest blogspot bukan? ternyata yg afeministblog lebih berkembang yah

(gak ge-er mbak, dah bertaon2 dulu aku nemu nana podungge di mana2 hihihi)
afemaleguest wrote on May 24
Onit,
sebelum bikin blog di blogspot aku bikin di http://afemaleguest.blog.co.uk

sejak 2009 udah jarang ku-update, meski kadang dapat email dari "teman blog" disana kapan aku balik online lagi, bahkan seorang kenalan dari India mempertanyakan my well-being, kali karena "kevokalanku" menyuarakan kesetaraan jender di Indonesia aku kena cekal pemerintah :-D
martoart wrote on May 24
FPI, Feminist Podungge Indonesia
afemaleguest wrote on May 24
Kang Marto,
FPI yang ini hoax! :-D
afemaleguest wrote on May 24
silakan
dengan senang hati kuterima kunjungannya ^^
afemaleguest wrote on May 24
teh nasgitel huenaaaakkkk

Wednesday, May 02, 2012

Mari mengamen :)

NAIK BUS KOTA?

Beberapa kali dalam seminggu aku harus pulang dari sekolah naik bus kota karena Angie selesai kuliah sampai sore hari sehingga tidak bisa menjemputku. Seperti yang kutulis di blog beberapa bulan lalu (klik disini)aku lebih suka naik mini bus yang datang dari Salatiga atau Ambarawa karena bus-bus itu ga pernah ngetem lama, plus murah. Aku hanya perlu bayar duaribu rupiah. Namun, di postingan yang sama aku juga menulis kadang mini bus dari Salatiga/Ambarawa itu kadang ga mau berhenti ketika aku melambaikan tangan menyetopnya, dikarenakan ada bus kota (non DAMRI) di sekitar aku menunggu bus. Terjadi kecemburuan (atau apalah namanya) antara bus kota dengan mini bus dari luar kota itu. Maka kadang terjadi pertengkaran antara kondektur kedua jenis bus ini. Konon memang telah ditentukan oleh pemerintah bahwa mini bus ini tidak boleh membawa penumpang kecuali yang memang naik dari ‘suburban area’ atau dari Salatiga/Ambarawa. Penumpang yang dari tengah kota diharuskan (atau hanya sekedar disarankan ya?) naik bus kota. 

Beberapa hari lalu waktu menunggu mini bus ini, aku telah ditolak dua kali. Maka ketika sebuah bus kota (bukan DAMRI) datang, aku mencoba peruntunganku untuk naik. Penuh harap bahwa bus ga akan ngetem di satu halte nantinya. Di kantong baju, aku telah menyiapkan selembar duaribuan dan selembar seribuan. (Biasanya aku bayar tigaribu rupiah jika naik bus DAMRI meski di kaca bus tertulis “Rp 3500,00 untuk jarak dekat/jauh.” Kondektur bus biasanya diam saja.) Karena aku naik bus kota yang bukan DAMRI, aku bayarkan selembar duaribuan itu kepada kondektur. Dalam hati aku masih ngedumel karena ditolak dua kali oleh kondektur mini bus. Ini pasti karena rebutan penumpang antara mini bus dan bus kota.

“Turun mana Mbak?” tanya kondektur.

“Kalisari,” jawabku, tanpa memandang wajah sang kondektur.

“Kurang limaratus rupiah Mbak,” kata kondektur.

“Ah, biasanya juga Cuma duaribu rupiah,” jawabku cuek.

Sang kondektur diam saja.

Beberapa saat kemudian, bus ngetem di sebuah halte. Aku sempat melirik ke kondektur yang sedang mencari penumpang. Melihat raut wajahnya yang lelah, berkeringat dan kepanasan, aku merasa begitu jahat. Dia hanya minta tambahan limaratus rupiah dan aku menolaknya. Padahal di saku baju aku masih punya selembar seribuan.

But I didn’t give it to him.

Tak lama kemudian bus melaju, dan sampai di halte sebrang rumah sakit Dr. Kariadi, ga jauh dari lapangan Kalisari tempat aku akan turun. Di sini bus ngetem lamaaaaa. Dan aku pun ngedumel, kurang sedikit lagi aku turun tapi aku harus nunggu bus ngetem lama. Hingga aku pun bersyukur tidak jadi memberikan selembar seribuan itu kepada sang kondektur.  Ada dua pengamen yang menyelesaikan lagunya saat bus ngetem, saking lamanya.

Kurang lebih 8 menit kemudian, bus melaju lagi. Saat itu ada seorang perempuan, yang semula kukira penumpang, berdiri di dekat pintu masuk. Ternyata dia pun pengamen. Can you guess what song she was singing?

Pemilihan umum telah memanggil kita ... seluruh rakyat menyambut gembira ... di bawah undang-undang dasar empat lima ... kita menuju ke pemilihan umum ...”

Aku bengong. Meski harus kuakui suaranya lumayan empuk. Usai nyanyi “Pemilu”, dia sedikit berceramah yang berhubungan dengan moral, yang tidak kuperhatikan, karena aku sibuk memperhatikan raut wajahnya. She looked like around my age. Serta merta aku membayangkan dia melakukan itu untuk anak-anaknya yang butuh makan atau dia butuh uang untuk membayar SPP anak-anaknya.

Ketika dia mulai menyanyi lagu yang kedua – yang nampaknya lagu gereja – aku sudah harus turun. Aku bersyukur di saku bajuku masih ada selembar seribuan. Uang itu rejeki si pengamen yang nyanyi “Pemilu.” Dan bukan rejeki si kondektur bus.

GL7 10.19 27041