Beberapa hari yang lalu di satu media sosial, seorang dokter menulis keprihatinannya tentang seorang 'trans lesbian' yang memilih masuk ke toilet khusus perempuan. Mengingat ada kasus laki-laki mengenakan 'baju perempuan', masuk ke toilet perempuan, lalu melakukan pelecehan seksual, tentu saja hal ini membuat si dokter tidak terima.
"Yang punya penis, masuklah ke toilet laki-laki. Yang punya vagina, ya masuk ke toilet perempuan." Begitu si dokter menulis.
Sekian tahun lalu, aku pernah membahas hal ini dengan seseorang, laki-laki, yang nampaknya susah menerima 'kenyataan' bahwa manusia tidak bisa hanya dikategorikan 2 jenis: laki-laki berpenis, perempuan bervagina. Dia belum bisa menerima bahwa ada komunitas yang percaya bahwa di dunia ini ada 5 jenis 'gender'. (Please read an article about it in this link.)
Mengingat bahwa tidak semua orang bervagina itu merasa dirinya perempuan, dari penampilannya saja seseorang bisa dianggap terlalu maskulin, dan tidak semua orang berpenis merasa dirinya laki-laki, dan mungkin saja penampilannya menunjukkan seseorang itu 'feminin' aku berpikir bahwa sebaiknya minimal ada 4 jenis toilet yang disediakan di tempat umum.
(1) toilet untuk mereka yang terlahir memiliki penis dan merasa diri mereka laki-laki
(2) toilet untuk mereka yang terlahir memiliki penis namun merasa diri mereka kurang maskulin
(3) toilet untuk mereka yang terlahir memilik vagina dan merasa diri mereka perempuan
(4) toilet untuk mereka yang memiliki vagina namun merasa diri mereka nampak terlalu maskulin
Mengapa demikian?
Banyak laki-laki merasa tidak nyaman ketika mereka berada di toilet saat mereka melihat laki-laki yang mereka tahu laki-laki itu gay. Mereka merasa khawatir jika si 'gay' ini akan memanfaatkan kesempatan dalam kesempitan untuk melakukan semacam pelecehan seksual. Sebaliknya, perempuan yang nampak maskulin pun sering dicurigai akan melakukan hal-hal yang tidak senonoh saat masuk ke toilet khusus untuk perempuan karena "mereka nampak laki-laki sekali".
Atau, mungkin tempat-tempat umum seperti mall bisa kembali menyediakan toilet yang tidak seperti foto di atas ini. Sediakanlah toilet yang tidak berjajar seperti di atas, melainkan toilet yang 'berdiri' sendiri, seperti di pom bensin zaman dulu itu di mana baik laki-laku maupun perempuan bisa memanfaatkannya. Well, if you know what I mean 😃
PT56 14.36 07 June 2026
No comments:
Post a Comment